Friday, May 29, 2009

Ia Temanku

kala mengembara sepi
dilorong hidup ini
ia muncul membelai naluri
menjauh kesunyian diri
dari menyentuh hati
beredarlah hilang pergi

tika meresah jiwa
pada kemungkinan yang tiba
ia datang bersama
berkongsi kata
hingga tak kusedari
merajuk kegelisahan
tiada berpaling lagi

bila mencalar kepiluan
tenggelam bicara dalam esakan
membukam suram kesedihan
ia hadir mendengar luahan
mengusap perasaan
kehujung kesudahan
terlena daku dalam pelukan
membiar terus kedukaan
beransur karam
dilautan mimpi keindahan

jika kemarahan membara
hangat dendam menyala
ia melawat kunjungan sapa
memujuk usah berlaku
andaian yang tak diduga
akhir mengalah reda
kembali tenteram sedia kala

segala apa yang berlabuh
dipersinggahan hati ini
tiada berkeluhan jemu
lahir dari ia
setia menjenguk daku
memapah diri berjalan
tanpa dihantui
bercakaran perasaan





3 comments:

insani81 May 30, 2009 at 7:29 AM  

sronoknye de sahabat cmnie..buat kite lupa segala kesulitan..

jasjamal May 30, 2009 at 3:39 PM  

kala diri tercari-cari
erti hidup sendiri
saat itu nanti
jiwa ini akn menagisi
hati akan dicalari
kemarahan membakar diri
baru kini kita sedari
betapa penting insan yg dikenali
sebagai sahabat sejati
saat itu baru kita ternanti-nanti
kehadirannya disisi

adakah itu yg perlu dihadapi
oleh seorang teman sejati
membantu dikala sepi
tapi diri dilupai
saat hati gembira tak terperi

bukan semuanya begini
tapi percayalah itu yg terjadi
dalam dunia yg penuh fantasi
mengharap dirinya difahami
tapi saat senang sendiri
bangga menyelubungi diri
lupa siapa disisi
dikala diri diselubungi
kehitaman dunia yg penuh ilusi

Post a Comment

  ©Template by Dicas Blogger.